<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-35022146</id><updated>2011-04-22T06:02:02.697+07:00</updated><title type='text'>ADI</title><subtitle type='html'></subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://pak-adi.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/35022146/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pak-adi.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>Pak Adi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15874070215632898396</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://www.geocities.com/ada_adi_di_sini/Syahruddin120.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>7</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-35022146.post-117029431303807284</id><published>2007-02-01T08:42:00.000+07:00</published><updated>2007-02-01T08:45:13.596+07:00</updated><title type='text'>Agar Diri Dan Liqa Kita Berkah</title><content type='html'>&lt;span class="postedby"&gt;Oleh: Musyaffa Ahmad Rohim, Lc&lt;/span&gt;  &lt;hr align="left" color="#999999" noshade="noshade" size="1"&gt; &lt;p&gt;Dan Dia menjadikan aku seorang yang diberkati di mana saja aku berada, dan Dia memerintahkan kepadaku (mendirikan) shalat dan (menunaikan) zakat selama aku hidup (Maryam: 31)&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam banyak momentum, kita sering mendengar ungkapan: laisat al-’ibrah bi al-katsrah, innamâ bi al-barakah (yang penting bukan banyak, tapi berkah). Ada lagi ungkapan: al-harakah fîhâ al-barakah (keberkahan ada pada pergerakan).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Saya tidak dalam konteks mengemukakan dalil atas dua ungkapan di atas. Akan tetapi, saya hanya ingin menekankan pada kosa kata barakah yang berarti keberkahan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurut dalil-dalil Al-Qur’ân dan Al-Hadîts, banyak sekali hal-hal yang dinyatakan memiliki keberkahan, misalnya Al-Masjid Al-Aqshâ, Allâh –subhânahu wa ta’âlâ- menyatakan bahwa sekelilingnya adalah tempat yang diberkahi oleh-Nya (Al-Isrâ’: 1).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Misalnya lagi adalah Al-Qur’ân, Kitâb Allâh, ia adalah kitab yang Mubârak (diberkahi oleh Allâh –subhânahu wa ta’âlâ). (Al-An’âm: 92, 155), (Al-Anbiyâ’: 50), (Shâd: 29), bahkan bukan hanya Al-Qur’ân yang diberkahi, akan tetapi, malam waktu turunnya yang pertama kali juga merupakan lailatun mubârakatun (malam yang diberkahi oleh Allâh –subhânahu wa ta’âlâ-) (Al-Qadar: Al-Dukhân: 3), malaikat yang membawanya turun juga malaikat yang mubârak, nabi yang menerimanya juga merupakan nabi yang mubârak, umat yang menerimanya adalah ummatun mubârakatun (umat yang diberkahi), tempat turunnya juga merupakan tempat yang mubârak dan semua yang berkaitan dengannya adalah mubârak, sebab memang turun dari Dzât yang tabârak (yang keberkahannya terus bertambah dan bertambah) (Al-Furqân: 1).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Lalu, adakah ayat yang secara eksplisit menjelaskan bahwa di dunia ini adalah manusia yang mubârak? Dan adakah keberkahan manusia itu dapat diupayakan, dalam arti, mungkinkan manusia “biasa” menghiasi diri dengan suatu sifat dan akhlaq tertentu, atau ia melakukan sesuatu, lalu karenanya ia menjadi manusia yang mubârak? Dan jika pertanyaan seperti ini kita bawa kepada liqâ-ât (pertemuan-pertemuan) dan ijtimâ’ât (rapat-rapat) yang manusia “modern” tidak dapat terlepas darinya, adakah di dunia ini liqâ-ât atau ijtimâ’ât yang mubârakah?&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan seperti ini, marilah kita ikuti potongan dari sebuah surat yang ditulis oleh Ibn Al-Qayyîm kepada Alâ’ al-Dîn, seorang “saudaranya”.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ibn Al-Qayyîm menulis demikian:&lt;/p&gt; &lt;div style="text-align: right;" class="arabic"&gt;بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ&lt;br /&gt;اللهُ اَلْمَسْؤُوْلُ اَلْمَرْجُوُّ اْلإِجَابَةِ أَنْ يُحْسِنَ إِلَى اْلأَخِ عَلاَءِ الدِّيْنِ فِي الدُّنْيَا وَاْلآخِرَةِ، وَيَنْفَعَ بِهِ، وَيَجْعَلَهُ مُبَارَكًا أَيْنَمَا كَانَ، فَإِنَّ بَرَكَةَ الرَّجُلِ : تَعْلِيْمُهُ لِلْخَيْرِ حَيْثُ حَلَّ، وَنُصْحُهُ لِكُلِّ مَنْ اِجْتَمَعَ بِهِ. قَالَ تَعَالَى إِخْبَارًا عَنِ الْمَسِيْح أَيْ :&lt;br /&gt;-    مُعَلِّمًا لِلْخَيْرِ&lt;br /&gt;-    دَاعِيًا إِلَى اللهِ&lt;br /&gt;-    مُذَكِّرًا بِهِ&lt;br /&gt;- مُرَغِّبًا فِيْ طَاعَتِهِفَهَذَا مِنْ بَرَكَةِ الرَّجُلِ، وَمَنْ خَلاَ مِنْ هَذَا، فَقَدْ خَلاَ مِنَ الْبَرَكَةِ، وَمُحِقَتْ بَرَكَةُ بَقَائِهِ وَالاِجْتِمَاعِ بِهِ، بَلْ تُمْحَقُ بَرَكَةُ مَنْ لَقِيَهُ وَاجْتَمَعَ بِهِ، فَإِنَّهُ يُضَيِّعُ الْوَقْتَ فِي الْمَاجِرِيَّاتِ، وَيُفْسِدُ الْقَلْبَ، وَكُلُ آفَةٍ تَدْخُلُ عَلَى الْعَبْدِ فَسَبَبُهَا ضَيَاعُ الْوَقْتِ، وَفَسَادُ الْقَلْبِ، وَتَعُوْدُ بِضَيَاعِ حَظِّهِ مِنَ اللهِ وَنُقْصَانِ دَرَجَتِهِ وَمَنْزِلَتِهِ عِنْدَهُ، وَلِهَذَا وَصَّى بَعْضُ الشُيُوْخِ فَقَالَ : اِحْذَرُوْا مُخَالَطَةَ مَنْ تُضَيِّعُ مُخَالَطَتُهُ اَلْوَقْتَ، وَتُفْسِدُ الْقَلْبَ، فَإِنَّهُ مَتَى ضَاعَ الْوَقْتُ، وَفَسَدَ الْقَلْبُ اِنْفَرَطَتْ عَلَى الْعَبْدِ أُمُوْرُهُ كُلُّهَا، وَكَانَ مِمَّنْ قَالَ اللهُ فِيْهِوَمَنْ تَأَمَّلَ حَالَ هَذَا الْخَلْقَ وَجَدَهُمْ كُلَّهُمْ - إِلاَّ أَقَلَّ الْقَلِيْلِ - مِمَّنْ غَفَلَتْ قُلُوْبُهُمْ عَنْ ذِكْرِ اللهِ تَعَالَى وَاتَّبَعُوْا أَهْوَاءَهُمْ، وَصَارَتْ أُمُوْرُهُمْ وَمَصَالِحُهُمْ فُرُطًا، أَيْ فَرَطُوْا فِيْمَا يَنْفَعُهُمْ، بَلْ يَعُوْدُ بِضَرَرِهِمْ عَاجِلاً وَآجِلاً …&lt;/div&gt; &lt;p&gt;Dengan menyebut nama Allâh, Yang Maha Pengasih, lagi Maha Penyayang.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Allâhlah Dzat tempat kita meminta Yang Diharap Keterkabulannya. Semoga Dia berbuat ihsân kepada al-akh ‘Ala’ al-Dîn di dunia dan akhirat, menjadikannya orang yang bermanfaat dan membawa keberkahan di mana pun ia berada. Sebab, keberkahan seseorang ada pada:&lt;/p&gt; &lt;ul&gt;&lt;li&gt;Pengajarannya terhadap segala macam kebajikan di mana pun ia berada, dan&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Nasehat yang ia berikan kepada semua orang yang ijtimâ’ (berkumpul, rapat) dengannya.&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt; &lt;p&gt;Saat menceritakan tentang nabi ‘Îsâ –’alaihi al-salâm- Allâh –subhânahu wa ta’âlâ- berfirman:&lt;/p&gt; &lt;p&gt;“Dan Dia menjadikan aku seorang yang diberkati di mana saja aku berada”. (Maryam: 31)&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Nabi ‘Îsâ – ‘alaihi al-salâm- menjadi manusia yang membawa berkah adalah karena ia:&lt;/p&gt; &lt;ol&gt;&lt;li&gt;Menjadi guru kebajikan&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Juru dakwah yang menyeru manusia kepada Allâh –subhânahu wa ta’âlâ-&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Mengingatkan manusia tentang Allâh –subhânahu wa ta’âlâ-&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Mendorong dan memotivasi manusia untuk taat kepada Allâh –subhânahu wa ta’âlâ-&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt; &lt;p&gt;Inilah bagian dari keberkahan seseorang, siapa saja yang tidak memiliki hal ini, maka, ia telah kosong dari keberkahan, keberkahan eksistensi dan ijtimâ’ (berkumpul, rapat) dengannya telah dihapus, bahkan, keberkahan orang-orang yang liqâ’ (bertemu) dan ijtimâ’ (berkumpul, rapat) dengannya juga dihapuskan, sebab, ia hanyalah:&lt;/p&gt; &lt;ol&gt;&lt;li&gt;Membuang-buang waktu dalam kehidupan, dan&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Merusak hati.&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt; &lt;p&gt;Dan semua âfat (bencana, problem, musykilah) yang datang kepada seorang manusia, penyebabnya adalah waktu yang tersia-sia dan hati yang rusak, dan keduanya merupakan akibat dari:&lt;/p&gt; &lt;ol&gt;&lt;li&gt;Tersia-sianya “posisi” dia di sisi Allâh –subhânahu wa ta’âlâ-, dan&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Turunnya tingkatan dan kedudukan dia di sisi Allâh –subhânahu wa ta’âlâ-&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt; &lt;p&gt;Oleh karena inilah, sebagian masyâyikh berpesan:&lt;/p&gt; &lt;p&gt;“Waspadalah, jangan mukhâlathah (berkumpul, bergaul) dengan seseorang yang menyebabkan waktu terbuang sia-sia dan menyebabkan hari rusak, sebab, jika waktu telah terbuang sia-sia, dan hati rusak, maka segala urusan manusia menjadi berantakan, dan ia termasuk dalam cakupan firman Allâh –subhânahu wa ta’âlâ-:&lt;/p&gt; &lt;p&gt;“Dan janganlah kamu mengikuti orang yang hatinya telah Kami lalaikan dari mengingati Kami, serta menuruti hawa nafsunya dan adalah keadaannya itu melewati batas”. (Al-Kahfi: 28).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dan siapa saja yang mencermati keadaan manusia di bumi ini, ia akan mendapati bahwa mereka – kecuali sangat-sangat sedikit – termasuk dalam kategori:&lt;/p&gt; &lt;ol&gt;&lt;li&gt;Orang-orang yang hatinya lalai dari mengingat Allâh –subhânahu wa ta’âlâ-&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Orang-orang yang mengikuti hawa nafsu&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt; &lt;p&gt;Akibatnya, segala urusan dan kemaslahatan mereka menjadi tercerai berai, tidak membawa manfaat kepada mereka, bahkan madharatnya malah menimpa mereka, baik urusan di dunia maupun akhirat&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dari kutipan panjang di atas, ada beberapa pelajaran yang bisa kita catat untuk kehidupan dakwah kita sekarang ini, antara lain:&lt;/p&gt; &lt;ol&gt;&lt;li&gt;Seseorang dapat menjadi sumber keberkahan, manakala memiliki sifat dan karakter sebagai berikut:&lt;/li&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Menjadi guru untuk segala macam kebaikan&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Memberi nasihat kepada semua orang yang ia temui dan yang berkumpul dengannya&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Menjadi juru dakwah yang mengajak manusia untuk kembali kepada Allâh –subhânahu wa ta’âlâ-&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Menjadi pengingat manusia agar mereka tidak lalai&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Memotivasi manusia untuk terus taat kepada Allâh –subhânahu wa ta’âlâ-&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;li&gt;Jika seseorang tidak memiliki karakter di atas, maka, ia telah menjadi manusia yang tidak memiliki keberkahan, bahkan keberadaannya menjadi penyebab hilangnya keberkahan.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Suatu liqâ’ atau ijtimâ’ dapat menjadi berkah manakala diisi oleh orang-orang yang memiliki karakter di atas, dan agendanya memang memenuhi criteria seperti itu pula.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Jika suatu liqâ’ atau ijtimâ’ telah kehilangan suasana seperti di atas, maka liqâ’ atau ijtimâ’ itu hanyalah membuang-buang waktu dan merusak hati saja.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Liqâ’ atau ijtimâ’ yang tidak memenuhi kriteria seperti di atas, menjadi penyebab segala urusan dan kemaslahatan berantakan dan berakibat mendatangkan segala macam kemadharatan.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Suatu liqâ’ atau ijtimâ’ bisa saja kehilangan kriteria-kriteria seperti di atas, jika para pengisinya, atau pemimpinnya, atau pesertanya telah jatuh di Mata Allâh –subhânahu wa ta’âlâ-, na’ûdzu billâh min dzâlik.&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt; &lt;p&gt;Surat Ibn Al-Qayyîm ini merupakan surat seorang mujarrib (berpengalaman) yang – insyaAllâh – dengan bashîrah-nya telah memberikan penerangan kepada kita, bagaimana seharusnya kita mengelola liqâ’ât dan ijtimâ’ât kita, agar kita, liqâ’ât dan ijtimâ’ât kita menjadi sumber keberkahan dalam kehidupan di dunia ini yang akan kita nikmati hasilnya di surge nanti, bi-idznillâh, Amin. &lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/35022146-117029431303807284?l=pak-adi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pak-adi.blogspot.com/feeds/117029431303807284/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=35022146&amp;postID=117029431303807284' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/35022146/posts/default/117029431303807284'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/35022146/posts/default/117029431303807284'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pak-adi.blogspot.com/2007/02/agar-diri-dan-liqa-kita-berkah.html' title='Agar Diri Dan Liqa Kita Berkah'/><author><name>Pak Adi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15874070215632898396</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://www.geocities.com/ada_adi_di_sini/Syahruddin120.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-35022146.post-116036832873662916</id><published>2006-10-09T11:29:00.000+07:00</published><updated>2006-10-09T11:32:08.986+07:00</updated><title type='text'>Hutang Piutang dalam Prespektif Islam</title><content type='html'>&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;Hutang Piutang ialah memberikan sesuatu kepada seseorang dengan perjanjian dia akan membayar yang sama dengan itu. Misalnya, berhutang uang Rp. 1000, maka akan dibayar &lt;span style=""&gt;    &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;Rp. 1000 pula.  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Firman Alloh SWT :&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;i style=""&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;“ Dan tolong menolonglah kamu dalam (mengerjakan) kebajikan dan taqwa, dan janganlah tolong menolong dalam berbuat dosa dan pelanggaran”&lt;/i&gt;&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;(Al-Maidah : 2).&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;Mempiutangkan sesuatu kepada seseorang berarti telah menolongnya.&lt;/p&gt;Sabda Rasululloh SAW :&lt;br /&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Dari Ibnu Mas’ud, Sesungguhnya Nabi SAW telah bersabda, &lt;i style=""&gt;“Seorang muslim yang mempiutangi seorang muslim dua kali, seolah-olah ia telah bersedekah kepadanya satu kali” &lt;/i&gt;(HR. Ibnu Majah).&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;i style=""&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;“Alloh akan menolong hambaNya selama hambaNya itu menolong saudaranya”&lt;/i&gt; (HR. Muslim)&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;Hukum memberi hutang&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;Memberi hutang hukumnya sunah, bahkan dapat menjadi wajib, misalnya mengutangi orang yang terlantar atau yang sangat membutuhkannya. Memang tidak diragukan lagi bahwa hal ini adalah suatu pekerjaan yang amat besar manfaatnya terhadap masyarakat. Karena tiap-tiap orang dalam masyarakat biasanya memerlukan pertolongan orang lain.&lt;/p&gt;        &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;Menambah bayaran&lt;br /&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;br /&gt;Melebihkan bayaran dari sebanyak hutang, kalau kelebihan itu memang kemauan yang berhutang dan tidak atas perjanjian sebelumnya, maka kelebihan itu boleh (halal) bagi yang menghutangkannya, dan menjadi kebaikan untuk orang yang membayar hutang.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Sabda Rasululloh SAW :&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;i style=""&gt;“Maka sesungguhnya sebaik-baik kamu ialah orang yang sebaik-baiknya pada waktu membayar hutang”&lt;/i&gt; (Muttafaqun ‘Alaih). &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;Dari Abu Hurairah, ia berkata, &lt;i style=""&gt;“Rosululloh telah berhutang hewan, kemudian beliau bayar dengan hewan yang lebih tua umurnya daripada hewan yang yang beliau hutang itu”&lt;/i&gt;, dan Rasululloh bersabda, &lt;i style=""&gt;“Orang yang paling baik diantara kamu ialah orang yang dapat membayar hutangnya dengan yang lebih baik”.&lt;/i&gt; (HR. Ahmad &amp; Tirmidzi).&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;Adapun tambahan yang dikehendaki oleh yang berpiutang atau telah menjadi perjanjian sewaktu akad, hal itu tidak boleh. Tambahan itu tidak halal atas yang berpiutang untuk mengambilnya. Umpamanya yang berpiutang berkata kepada yang berutang, “Saya hutangi engkau dengan syarat sewaktu membayar engkau tambah sekian.”&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Sabda Rosululloh SAW :&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;i style=""&gt;“Tiap-tiap piutang yang mengambil manfaat, maka itu salah satu dari beberapa macam riba”&lt;span style=""&gt;        &lt;/span&gt;&lt;/i&gt;(HR Baihaqi).&lt;i style=""&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;        &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;i style=""&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;Diceritakan oleh Anas, “Seorang laki-laki di antara kami telah menghutangkan suatu barang kepada temannya, kemudian ia diberi hadiah oleh temannya itu, lalu ia ditanya dalam soal ini. Maka ia berkata, “Rasulullah SAW telah bersabda : Apabila salah seorang di antara kamu mengutangkan sesuatu, kemudian diberi hadiah atau dinaikkan di atas kendaraannya, hendaklah jangan diterimanya hadiah itu, dan janganlah ia naik kendaraan itu kecuali jika memang antara keduanya berlaku demikian sebelum terjadi hutang piutang” &lt;/i&gt;(HR. Ibnu Majah)&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/35022146-116036832873662916?l=pak-adi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pak-adi.blogspot.com/feeds/116036832873662916/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=35022146&amp;postID=116036832873662916' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/35022146/posts/default/116036832873662916'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/35022146/posts/default/116036832873662916'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pak-adi.blogspot.com/2006/10/hutang-piutang-dalam-prespektif-islam.html' title='Hutang Piutang dalam Prespektif Islam'/><author><name>Pak Adi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15874070215632898396</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://www.geocities.com/ada_adi_di_sini/Syahruddin120.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-35022146.post-115952397799476696</id><published>2006-09-29T16:58:00.000+07:00</published><updated>2006-09-29T17:01:18.833+07:00</updated><title type='text'>ARKANUL BAI’AT</title><content type='html'>&lt;span style="font-family: trebuchet ms;font-size:100%;" &gt;&lt;b style=""&gt;&lt;i style=""&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;i style=""&gt;1. Al Fahmu&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: trebuchet ms;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;Faham yang menyeluruh sebagai satu dasar pemikiran yang benar, sangatlah diperlukan. Faham tidak saja dalam bidang amal, juga dalam bidang aqidah. Faham juga merupakan suatu dasar bagi suatu amal yang benar.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: trebuchet ms;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Faham yang sempurna dan yang benar.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: trebuchet ms;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;i style=""&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;br /&gt;2. Ikhlas&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: trebuchet ms;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;           &lt;/span&gt;Keikhlasan seseorang tercermin dari ucapan, tingkah laku dan kesungguhannya yang ditujukan untuk mencari keridhaan Allah dan pahala-Nya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: trebuchet ms;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;i style=""&gt;“ Katakanlah,’ Sesungguhnya sholatku , ibadahku, hidupku dan matiku hanyalah untuk Allah , Tuhan semesta alam. Tiada sekutu bagi-Nya dan demikian itulah yang diperintahkan kepadaku dan aku adalah orang yang pertama-tama berserah diri( kepada Allah ).”(QS. Al An’am :162-163).&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: trebuchet ms;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;i style=""&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;br /&gt;3. Al Amal&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: trebuchet ms;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;Seseorang yang melakukan suatu aktifitas (amal) telah terlebih dahulu mendapatkan ilmunya sehingga aktifitas tersebut berjalan sesuai dengan maksud dan arahnya. Ilmu yang dimiliki yang ditunjang oleh keikhlasan akan membuahkan amal yang baik. Adapun tingkatan amal dimulai dari memperbaiki diri sendiri, membentuk keluarga muslim, membimbing masyarakat, membebaskan tanah air dari penjajah, memperbaiki keadaan pemerintah, mempersiapkan seluruh aset di dunia untuk kemaslahatan umat dan menegakkan kepemimpinan di dunia dengan menyebarkan dakwah ke seluruh penjuru dunia.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: trebuchet ms;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;i style=""&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;br /&gt;4. Jihad&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: trebuchet ms;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;Melaksanakan jihad merupakan kewajiban yang akan terus dilaksanakan sampai akhir kiamat. Berjihad memiliki beberapa tingkatan. Pertama adalah hati yang melakukan penolakan terhadap kemungkaran. Selanjutnya adalah penolakan kemungkaran dengan lisan, tulisan dan kekuasaan. Puncaknya adalah berperang di jalan Allah.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: trebuchet ms;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Allah Swt berfirman :&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: trebuchet ms;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;i style=""&gt;“ Dan berjihadlah dijalan Allah dengan sebenar-benar jihad.”( QS.Al-Hajj : 78)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: trebuchet ms;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;i style=""&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;br /&gt;5. Pengorbanan (At-thadiyyah )&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: trebuchet ms;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;Untukmeraih tujuan yang diinginkan mutlak adanya suatu pengorbanan, baik jiwa, harta, waktu, kehidupan dan segala sesuatu yang dimiliki. Perjuangan selalu diikuti dengan pengorbanan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: trebuchet ms;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;i style=""&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;br /&gt;6. Taat (At-Tha’ah )&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: trebuchet ms;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;Taat adalah melaksanakan perintah dan menjalankannya dalam berbagai kondisi yang dihadapi. Ketaatan diwajibkan dalam 3 fase dakwah, yaitu :&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: trebuchet ms;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style=""&gt;          &lt;/span&gt;Ta,rif ( pengenalan )&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: trebuchet ms;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style=""&gt;          &lt;/span&gt;Takwin (pembentukan )&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: trebuchet ms;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style=""&gt;          &lt;/span&gt;Tanfidz (pelaksanaan )&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: trebuchet ms;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Allah SWT berfirman :&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: trebuchet ms;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;i style=""&gt;“ Hai orang-orang yang beriman, taatilah Allah dan taatilah Rasul-nya dan ulil amri diantara kamu…( QS. An-Nisaa : 59 ).&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: trebuchet ms;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;i style=""&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;br /&gt;7. Tsabat&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in; font-family: trebuchet ms;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Tsabat adalah senantiasa teguh dan bersungguh-sungguh di jalan yang mengantarkan kepada tujuan. Tidak mengenal jauhnya jalan dan lamanya waktu yang diperlukan hingga ia menemui Allah. Salah satu dari kedua kebaikan akan didapat, yaitu kemenangan atau mati syahid.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in; font-family: trebuchet ms;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Allah SWt berfirman :&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: trebuchet ms;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;i style=""&gt;“Hai orang-orang yang beriman, bersabarlah kamu dan kuatkanlah kesabaranmu dan tetaplah bersiap siaga&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;! Dan bertaqwalah kepada Allah supaya kamu beruntung. (Qs. Ali Imran : 200 ).&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: trebuchet ms;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;i style=""&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;br /&gt;8. At-Tajarrud&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: trebuchet ms;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;Tajarrud adalah membersihkan pola pikir dari berbagai prinsip dan pengaruh individu. Tajarrud adalah setinggi-tinggi dan selengkap-lengkap fikrah.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: trebuchet ms;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;i style=""&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;br /&gt;9. Persaudaraan&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: trebuchet ms;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;Hati dan ruhani yang terikat dengan aqidah adalah wujud dari persaudaraan yang hakiki, persaudaraabn dan persatuan membutuhkan adanya cinta kasih. Wujud cinta kasih minimal adalah kelapangan dada dan puncaknya adalah itsar (mementingkan orang lain).&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: trebuchet ms;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Allah SWT berfirman :&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: trebuchet ms;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;i style=""&gt;“Sesungguhnya orang-orang mukmin itu bersaudara.” (QS. Al- Hujurat :10 )&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: trebuchet ms;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;br /&gt;&lt;i style=""&gt;10. Tsiqah&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: trebuchet ms;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;Tsiqah adalah kepercayaan yang memberikan rasa puas dari yang dipimpin terhadap yang memimpin dalam hal kepemimpinan dan keikhlasannya. Selanjutnya kepuasan ini menghasilkan rasa cinta, penghargaan, penghormatan dan ketaatan. &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: trebuchet ms;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Allah SWT bergirman :&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: trebuchet ms;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;i style=""&gt;“Maka yang lebih baik dan utama bagi mereka adalah tanda ketaatan dan ucapan yang baik. (Qs. Muhammad : 20-21 )&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/35022146-115952397799476696?l=pak-adi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pak-adi.blogspot.com/feeds/115952397799476696/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=35022146&amp;postID=115952397799476696' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/35022146/posts/default/115952397799476696'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/35022146/posts/default/115952397799476696'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pak-adi.blogspot.com/2006/09/arkanul-baiat.html' title='ARKANUL BAI’AT'/><author><name>Pak Adi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15874070215632898396</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://www.geocities.com/ada_adi_di_sini/Syahruddin120.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-35022146.post-115940613935545429</id><published>2006-09-28T08:14:00.000+07:00</published><updated>2006-09-28T08:18:38.756+07:00</updated><title type='text'>Kalaulah tiba waktu untuk melepaskan suatu amanah …….</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:100%;"  &gt;Kalaulah tiba waktu untuk melepaskan suatu amanah …….&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:100%;"  &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;              &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:100%;"  &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:100%;"  &gt;Kawan, kalau tiba masanya …….&lt;br /&gt;Tak ingin kubisikkan cerita lama itu&lt;br /&gt;Kenapa Aku terpilih ?&lt;br /&gt;Kenapa Aku terpaku merasa sanggup ?&lt;br /&gt;Padahal Aku tahu, jelaga-jelaga hitam melingkupi amanah itu …….&lt;br /&gt;Yang sempat menyesakkan nafas, membekukan ekspresi jiwa&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;            &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:100%;"  &gt;Kawan, kalau tiba masanya …….&lt;br /&gt;Tak ingin kuingatkan cerita lama itu&lt;br /&gt;Ketika Aku mengeluh …….&lt;br /&gt;Ketika Aku merasa sendiri …….&lt;br /&gt;Ketika Aku tak sadar melalaikannya …….&lt;br /&gt;Padahal terucap walau samar, sebuah janji hati untuk merampungkannya&lt;br /&gt;Meskipun kugenggam amanah itu dengan tangan berkeringat dan bergetar&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:100%;"  &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;                &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:100%;"  &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:100%;"  &gt;Kawan, kalau tiba masanya …….&lt;br /&gt;Tak ingin kuusik cerita lama itu&lt;br /&gt;Bahwa kita pernah tertawa lepas&lt;br /&gt;Bahwa kita sempat bercengkrama bersama&lt;br /&gt;Bahwa kita bisa saling mengerti walau tak setiap kali&lt;br /&gt;Karena kita tahu, setiap diri tak pernah sama dan serupa&lt;br /&gt;Walau selayang terlihat sama, mengapa segan menyatukan hati&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;                &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:100%;"  &gt;Tapi kawan, kalau tiba masanya …….&lt;br /&gt;Ingin kukatakan kepada kalian, sebuah permohonan maaf …….&lt;br /&gt;Jika tak sadar Aku pernah berprasangka&lt;br /&gt;Jika Aku pernah kecewa&lt;br /&gt;Jika tak dapat merangkai kata-kata bijak&lt;br /&gt;Jika Aku hanya memendam ketidaksukaan&lt;br /&gt;Jika Aku tak bisa mengukir apa-apa&lt;br /&gt;Jika Aku tak mampu memberi yang terbaik …….&lt;br /&gt;Karena Aku adalah seperti ini adanya ……….&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:100%;"  &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;                    &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:100%;"  &gt;Robbi …….&lt;br /&gt;Kalaulah tiba waktunya melepaskan suatu amanah …….&lt;br /&gt;Bilakah kutemui lagi amanah seindah ini, kuhanya berharap …….&lt;br /&gt;Limpahan segunung kekuatanMu kepadaku yang lemah ini&lt;br /&gt;Atau limpahkan kepada hambaMu yang lemah ini&lt;br /&gt;Atau limpahkan hambaMu yang lebih perkasa&lt;br /&gt;Lebih bijak perkataan dan keputusannya ……&lt;br /&gt;Lebih bersih hatinya …….&lt;br /&gt;Lebih tajam bashirohnya …….&lt;br /&gt;Lebih deras dzikirnya …….&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:100%;"  &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:100%;"  &gt;Kalaulah tiba waktunya melepaskan suatu amanah …….&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:100%;"  &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:100%;"  &gt;Wallohu a’lam bishshowab …….&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:100%;"  &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:100%;"  &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:100%;"  &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/35022146-115940613935545429?l=pak-adi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pak-adi.blogspot.com/feeds/115940613935545429/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=35022146&amp;postID=115940613935545429' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/35022146/posts/default/115940613935545429'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/35022146/posts/default/115940613935545429'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pak-adi.blogspot.com/2006/09/kalaulah-tiba-waktu-untuk-melepaskan.html' title='Kalaulah tiba waktu untuk melepaskan suatu amanah …….'/><author><name>Pak Adi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15874070215632898396</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://www.geocities.com/ada_adi_di_sini/Syahruddin120.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-35022146.post-115940568786377513</id><published>2006-09-28T08:06:00.000+07:00</published><updated>2006-09-28T08:12:48.936+07:00</updated><title type='text'>Panglima Thariq Bin Ziyad</title><content type='html'>&lt;b style="color: rgb(192, 192, 192);"&gt;&lt;/b&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin: 9pt 0in 4.5pt; color: rgb(192, 192, 192);"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:21;"  lang="EN-GB" &gt;Thariq bin Ziyad&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 9pt; color: rgb(192, 192, 192);"&gt;&lt;b&gt;&lt;span  lang="EN-GB" style="font-family:Verdana;"&gt;Peletak Era Baru Islam di Spanyol&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 4.5pt; color: rgb(192, 192, 192);"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:10;"  lang="EN-GB" &gt; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-indent: 15pt; color: rgb(192, 192, 192);"&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:9;"  lang="EN-GB" &gt;Setelah mendarat di wilayah pantai Spanyol, sambil memandang ke arah karang yang berada di bawah mereka dan kemudian dinamai dengan Jabal al-Tariq (Jibraltar), penakluknya, Thariq bin Ziyad, memerintahkan pembakaran kapal-kapal yang telah membawa para pasukan Islam dari Afrika menyeberangi selat tersebut pada tahun 711 Masehi.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-indent: 15pt; color: rgb(192, 192, 192);"&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:9;"  lang="EN-GB" &gt;"Kenapa anda membakar kapal-kapal itu ?" bertanya para prajuritnya yang keheranan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-indent: 15pt; color: rgb(192, 192, 192);"&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:9;"  lang="EN-GB" &gt;"Bagaimana kita kembali nanti?" sahut yang lainnya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-indent: 15pt; color: rgb(192, 192, 192);"&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:9;"  lang="EN-GB" &gt;Thariq nampaknya tidak mengabaikan pertanyaan prajuritnya tersebut.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-indent: 15pt; color: rgb(192, 192, 192);"&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:9;"  lang="EN-GB" &gt;Sebagai jawabannya, ia mengungkapkan kata-katanya yang bersejarah, yang mampu membangkitkan semangat para prajurit muslim untuk berani. Dia berkata : "Kita datang ke sini tidak untuk kembali. Kita hanya mempunyai dua pilihan, menaklukkan negeri ini dan kemudian menetap di sini atau kita semua binasa di tangan musuh."&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-indent: 15pt; color: rgb(192, 192, 192);"&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:9;"  lang="EN-GB" &gt;Iqbal menggubah syair yang membangkitkan semangat tentang peristiwa bersejarah itu dalam karya Persianya yang berjudul "Piyam-i-Mashriq" yang berbunyi:&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-indent: 15pt; color: rgb(192, 192, 192);"&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:9;"  lang="EN-GB" &gt;"Tatkala Thariq membakar kapal-kapalnya di pantai &lt;st1:place st="on"&gt;Andalusia&lt;/st1:place&gt; (Spanyol), prajurit-prajuritnya mengatakan bahwa tindakannya itu tidak bijaksana. Bagaimana mereka bisa kembali ke negeri asal mereka ?, dan perusakan peralatan adalah bertentangan dengan hukum Islam. Mendengar itu semua, Thariq menghunus pedangnya seraya mengatakan bahwa setiap negeri adalah kepunyaan Allah dan di situ juga kampung halaman kita."&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-indent: 15pt; color: rgb(192, 192, 192);"&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:9;"  lang="EN-GB" &gt;Dicambuk oleh kata-kata ini, para pasukan Islam di bawah pimpinan Thariq menaklukkan pasukan Barat yang kuat dan membawa bendera Islam sampai ke balik tembok yang memagari &lt;st1:city st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;kota&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:city&gt; Pyrennes.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-indent: 15pt; color: rgb(192, 192, 192);"&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:9;"  lang="EN-GB" &gt;Memang setelah wafatnya Rasulullah s.a.w., posisi kaum muslimin mulai terancam dari semua sisi. Kerajaan-kerajaan kuat seperti Romawi dan &lt;st1:country-region st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;Persia&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:country-region&gt; yang bertetangga pada mulanya berkomplot untuk mengikis habis kekuatan Islam. Namun pada akhirnya, kaum muslimin mampu menaklukkan kedua kekaisaran terbesar tersebut dan dalam waktu kurang dari setengah abad, mereka (pasukan Islam) telah melebarkan wilayahnya di tiga benua terkenal.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-indent: 15pt; color: rgb(192, 192, 192);"&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:9;"  lang="EN-GB" &gt;Dasar-dasar agama Islam, persamaan, dan persaudaraan yang diterapkan memungkinkan bagi bangsa-bangsa yang telah ditaklukkan itu turut serta dalam pemerintahan bersama-sama dengan bangsawan-bangsawan Arab. Islam tidak mengenal adanya pembagian golongan (kasta) dan siap membantu siapa saja dalam usahanya menciptakan kehidupan yang harmonis, rukun, dan damai.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-indent: 15pt; color: rgb(192, 192, 192);"&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:9;"  lang="EN-GB" &gt;Thariq bin Ziyad -seorang budak Barbar- adalah bekas pembantu Musa bin Nushair, seorang raja muda Islam di Afrika. Pada saat itu, ketika Afrika sedang asyik menikmati suasana keadilan, toleransi yang tinggi dan kemakmuran di bawah pemerintahan Islam, tetangganya, Spanyol, sedang resah menghadapi kekejaman dan kekerasan raja Gotik dari Jerman. Kesucian para wanita terancam dan para petani dikenakan pajak yang mencekik. Raja dan antek-anteknya bersukaria dalam kemewahan sedangkan rakyat merintih kelaparan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-indent: 15pt; color: rgb(192, 192, 192);"&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:9;"  lang="EN-GB" &gt;Sejumlah besar pengungsi dari Spanyol yang beragama Kristen dan Yahudi yang mendapat tekanan di bawah kekuasaan Gotik mendapat perlindungan dari orang-orang Islam Afrika. Salah seorang dari mereka adalah Julian, gubernur &lt;st1:state st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;Ceuta&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:state&gt; yang putrinya telah dinodai oleh raja Roderick, raja bangsa Gotik. Mereka memohon kepada Musa untuk memerdekakan negeri mereka dari penindasan raja yang lalim itu.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-indent: 15pt; color: rgb(192, 192, 192);"&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:9;"  lang="EN-GB" &gt;Sementara itu, pertempuran paling seru terjadi di Eropa yang pada akhirnya membawa kemenangan di pihak Thariq. Dalam pertempuran tersebut, Musa bin Nushair, atasan Thariq turut serta. Selanjutnya kedua jenderal besar itu bergerak maju terus berdampingan dan dalam waktu kurang dari 2 tahun seluruh daratan Spanyol jatuh ke tangan Islam. Portugis ditaklukkan pula setelah beberapa tahun kemudian.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-indent: 15pt; color: rgb(192, 192, 192);"&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:9;"  lang="EN-GB" &gt;Phillip K. Hitti menulis, " Ini merupakan perjuangan besar yang terakhir dan paling sensasional bagi bangsa Arab, membawa masuknya wilayah Eropa yang sangat luas yang belum pernah mereka peroleh sebelumnya ke dalam kekuasaan Islam…..Kecepatan pelaksanaan dan kesempurnaan keberhasilan operasi ke Spanyol ini telah mendapat tempat yang unik di dalam sejarah peperangan abad pertengahan."&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-indent: 15pt; color: rgb(192, 192, 192);"&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:9;"  lang="EN-GB" &gt;Musa dan Thariq pasti akan dapat dengan mudah menaklukkan seluruh Eropa. Tak seorangpun dapat menghentikan gerak laju mereka, tetapi Allah s.w.t. berkehendak lain. Ketika mereka merencanakan penyerbuan ke Eropa, mereka mendapat panggilan dari Khalifah untuk datang ke Damaskus. Mereka menunjukkan sikap disiplin yang tinggi dengan mematuhi perintah Khalifah. Setelah berusaha dapat tiba seawal mungkin di Damaskus, Thariq meninggal di &lt;st1:city st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;sana&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:city&gt; beberapa saat kemudian.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-indent: 15pt; color: rgb(192, 192, 192);"&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:9;"  lang="EN-GB" &gt;Penaklukan Spanyol oleh orang-orang Islam membuka era baru bagi semenanjung tersebut. Hal ini mendorong timbulnya revolusi sosial dimana kebebasan beragama benar-benar diakui. Ketidaktoleransian dan penganiayaan yang biasa dilakukan oleh orang-orang Kristen, digantikan oleh toleransi yang tinggi dan kebaikan hati yang luar biasa. Kota-kota yang ditaklukkan menerima syarat-syarat yang menguntungkan yang dilaksanakan dengan sungguh-sungguh.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-indent: 15pt; color: rgb(192, 192, 192);"&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:9;"  lang="EN-GB" &gt;Tentara Islam yang kedapatan melakukan tindakan kekerasan dikenakan hukuman yang berat. Tidak ada harta atau tanah milik rakyat yang disita dengan sewenang-wenang. Orang-orang Islam malahan memperkenalkan sistem perpajakan yang jitu dan dengan cepat membawa kemakmuran di semenanjung itu serta menjadikannya sebagai negeri teladan di Barat. Orang-orang Kristen dibiarkan memiliki hakim sendiri untuk memutuskan perkara-perkara mereka. Semua komunitas mendapat kesempatan yang sama dalam pelayanan umum.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;span style="color: rgb(192, 192, 192);font-family:Verdana;font-size:9;"  lang="EN-GB" &gt;Pemerintahan penguasa-penguasa Islam yang baik dan bijaksana ini membawa efek yang baik. Orang-orang Kristen, termasuk para pendetanya yang pada mulanya meninggalkan rumah mereka dalam keadaan ketakutan, kembali pulang dan menjalani kehidupan yang makmur dan bahagia. Seorang penulis Kristen terkenal menulis: " Muslim-muslim Arab itu mengorganisir kerajaan Kordoba dengan baik, yang merupakan keajaiban Abad Pertengahan. Merekalah yang memegang obor pengetahuan dan peradaban, kecemerlangan dan keistimewaan kepada dunia Barat di saat semua negara Eropa terperosok di dalam percekcokan dan kebodohan yang biadab".&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/35022146-115940568786377513?l=pak-adi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pak-adi.blogspot.com/feeds/115940568786377513/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=35022146&amp;postID=115940568786377513' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/35022146/posts/default/115940568786377513'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/35022146/posts/default/115940568786377513'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pak-adi.blogspot.com/2006/09/panglima-thariq-bin-ziyad_28.html' title='Panglima Thariq Bin Ziyad'/><author><name>Pak Adi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15874070215632898396</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://www.geocities.com/ada_adi_di_sini/Syahruddin120.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-35022146.post-115923815417615391</id><published>2006-09-26T09:35:00.000+07:00</published><updated>2006-09-26T09:35:54.180+07:00</updated><title type='text'>Koneksi Internet untuk Laboratorium Hasil Kloning</title><content type='html'>&lt;i&gt;Tulisan ini merupakan bagian kedua dari tulisan sebelumnya yang bertajuk '&lt;a hrf="http://detikinet.com/index.php/detik.read/tahun/2006/bulan/07/tgl/18/time/120101/idnews/637911/idkanal/450"&gt;Kanibalisme dan Kloning, Kiat Hadapi Keterbatasan Fasilitas&lt;/a&gt;'.&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara itu, ketika saya mulai menikmati ide yang mudah-mudahan bisa jadi inspirasi "cemerlang" -menurut saya- karena muncul sebuah fenomena di kalangan guru komputer/TIK. Tanpa mengurangi rasa hormat dan tanpa bermaksud merendahkan teman-teman guru, ternyata sebagian dari guru komputer teman-teman saya banyak yang tidak mengetahui tentang teori/praktek LAN apalagi PC Cloning.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain itu, tidak sedikit yang belum menguasai seluk beluk hardware komputer. Mungkin wajar, semua itu kembali kepada sarana dan prasarana pendukung pada saat belajar TI dulu. Solusinya adalah "belajar lagi" dengan guru-guru komputer yang memang menguasai materi LAN maupun hardware.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya dan teman-teman guru komputer memiliki wadah -sama seperti mata pelajaran lain- untuk bisa berdiskusi, berbagi pengalaman dan membuat program peningkatan mutu pendidikan, yaitu MGMP (Musyawarah Guru Mata Pelajaran). Dalam wadah itulah kami berusaha berbagi ilmu tentang TI dan saling melengkapi. Salah satu programnya adalah pelatihan LAN dan hardware bagi guru-guru komputer yang belum atau kurang menguasainya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tahun kedua mengajar, segalanya berjalan lancar tanpa kendala yang berarti. Berbagai kemudahan ditemui dengan menggunakan PC Cloning. Mulai dari komputer Pentium 1 yang tidak lagi lambat, dapat nge-print langsung karena semua komputer terhubung dalam satu jaringan, dapat berbagi &lt;i&gt;file&lt;/i&gt;, dapat berkomunikasi dengan komputer lain, hingga -saya pribadi- dapat belajar membangun situs sederhana dan mengujicobakan dalam jaringan lokal. Subhanallah...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Waktu terus berjalan seiring dengan perkembangan teknologi dan penyempurnaan kurikulum. Kurikulum Berbasis Kompetensi (KBK) 2004, walaupun KBK sekarang sudah tidak diberlakukan, memuat materi yang menurut saya menjadi beban bagi guru maupun pihak sekolah. Materi tersebut adalah internet yang harus diberikan/diajarkan di kelas 9.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Internet dipandang menjadi beban karena 2 hal; Pertama belum menjadi konsumsi yang umum dimasyarakat dan hanya dikonsumsi oleh kalangan yang terbatas termasuk gurunya. Kedua tidak diimbangi dengan fasilitas atau paling tidak diberikan kemudahan untuk menyediakan fasilitas internet untuk sekolah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dua hal di atas menjadi kendala yang menyebabkan materi tersebut sulit untuk disampaikan secara ideal. Salah satu solusi adalah dengan mengajarkannya secara &lt;i&gt;offline&lt;/i&gt; dengan segala keterbatasannya. Namun untuk memberikan serta mencerminkan peningkatan kualitas pendidikan hal tersebut, internet cepat atau lambat menjadi sebuah keharusan dan menjadi bagian dari sistem pendidikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Melihat tuntutan kurikulum dan perkembangan teknologi komunikasi disertai tanggung jawab sebagai seorang guru komputer/TIK, saya tidak bisa tinggal diam dengan situasi yang tengah terjadi. Maka mulailah saya mencari informasi sebanyak-banyaknya, seperti dahulu mencari informasi PC Cloning, mengenai internet, ISP, instalasi, layanan, tarif, kelebihan, manfaat dan sebagainya. Dengan modal Rp. 4.000 cukuplah untuk mendapatkan informasi yang saya butuhkan di warnet.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan informasi yang diperoleh saya akhirnya memutuskan untuk kembali mengajukan permohonan agar pihak sekolah menyediakan koneksi internet guna keberlangsungan proses belajar mengajar -komputer/TIK- yang ideal. Asumsi awal yang dibangun terhadap pihak sekolah adalah bahwa hal tersebut tidak akan merugikan secara materi pihak sekolah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kenapa bisa demikian? Karena selain untuk belajar koneksi internet juga dimanfaatkan sebagai warnet pada jam istirahat belajar. Pemasukan dari hasil warnet dapat menutupi biaya akses internet per bulannya walaupun cuma impas. Dengan asumsi awal tersebut pihak sekolah bersedia mengabulkan permohonan saya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alumni STM yang sebelumnya saya ceritakanlah yang akhirnya kembali membantu saya untuk membuat Lab. Komputer saya sekarang untuk bisa terkoneksi dengan internet. Tugasnya adalah men-setting dan menginstalasi, sedangkan saya sebelumnya harus mengurus registrasi koneksi internet hingga selesai. Dari mulai registrasi hingga koneksi tersambung ke semua komputer hanya memakan waktu sepekan dan semuanya bisa langsung dimanfaatkan, karena sebelumnya sudah merupakan LAN (Local Area Network). Jadilah Lab. Komputer yang ada sekarang bertambah lengkap dengan koneksi internet. Alhamdulillah...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai pelengkap informasi, hal-hal yang perlu diantisipasi dari awal adalah; Pertama, membatasi pemakaian, dalam hal ini download dan upload, karena berhubungan dengan biaya. Saya menggunakan layanan yang masih &lt;i&gt;limited&lt;/i&gt; karena keterbatasan anggaran, kecuali jika mampu untuk menggunakan layanan &lt;i&gt;unlimited&lt;/i&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kedua, menghitung tarif/biaya sewa agar dapat membayar biaya berlangganan setiap bulannya. Sekolah tempat saya mengajar menggunakan sistem &lt;i&gt;full day school&lt;/i&gt;, dengan kata lain waktu yang dimiliki untuk menggunakan warnet pada jam istirahat sangat sedikit ditambah batasan pengguna yang boleh hanya kalangan internal sekolah. Sehingga harus benar-benar teliti dalam menghitung pemasukan dan pengeluaran agar tidak rugi. Ketiga, harus ada filter terhadap alamat situs yang berdampak negatif terhadap pengguna.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Singkat cerita, Lab. Komputer tempat saya bekerja sehari-hari kini telah berkembang jauh lebih baik dari pertama kali saya masuk ruangan tersebut. Kini Lab. Komputer sekolah yang saya kelola telah berubah menjadi ber-AC, berkarpet, bermeja komputer yang sangat bagus, berjumlah dua puluh unit Pentium 2, walaupun masih dengan teknologi PC Cloning, bermonitor baru, berserver dua unit, berprinter, berscanner, dan berinternet. Alhamdulillah.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/35022146-115923815417615391?l=pak-adi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pak-adi.blogspot.com/feeds/115923815417615391/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=35022146&amp;postID=115923815417615391' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/35022146/posts/default/115923815417615391'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/35022146/posts/default/115923815417615391'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pak-adi.blogspot.com/2006/09/koneksi-internet-untuk-laboratorium.html' title='Koneksi Internet untuk Laboratorium Hasil Kloning'/><author><name>Pak Adi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15874070215632898396</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://www.geocities.com/ada_adi_di_sini/Syahruddin120.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-35022146.post-115923804443493726</id><published>2006-09-26T09:30:00.001+07:00</published><updated>2006-09-26T09:34:04.436+07:00</updated><title type='text'>Kanibalisme dan Kloning, Kiat Hadapi Keterbatasan Fasilitas</title><content type='html'>Cerita ini berawal ketika tiga tahun lalu saya mulai bekerja sebagai seorang staf pengajar alias guru komputer atau dalam Kurikulum Berbasis Kompetensi (KBK), guru teknologi informasi &amp; komunikasi (TIK) pada sebuah SMP Islam Terpadu di kawasan Bekasi. Sebuah sekolah yang notabene cukup ternama dan terpandang di Bekasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun sebagaimana sekolah lain yang juga sama-sama sedang berkembang fasilitas sarana belajar yang dimiliki boleh dibilang belum memadai. Sesungguhnya komentar tersebut telontar dari sudut pandang seorang guru komputer baru, yang harus mengajar dengan tiga buah komputer Pentium 1 second di ruangan yang sedikit berdebu karena sudah lama tidak aktif.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebenarnya ada sepuluh unit komputer Pentium 1 second berbagai merk beserta monitor dan meja komputer desain sendiri, namun dari sepuluh unit tersebut hanya tiga unit yang dapat berfungsi dengan baik, sisanya harus menempuh proses "kanibal" untuk dapat kembali "hidup".&lt;br /&gt;Pekerjaan pertama saya sebagai guru baru adalah membuat "hidup" tujuh unit komputer yang sedang "mati suri". Akhirnya dengan bekal pelatihan merakit komputer sewaktu masih kuliah, Alhamdulillah berhasil menghidupkan empat unit komputer, sedangkan tiga unit lainnya terpaksa jadi barang rongsokan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk dapat mengajar dengan baik, sementara ini dibutuhkan tiga unit lagi untuk menggenapkannya menjadi sepuluh unit, karena rata-rata jumlah siswa per kelas adalah tiga puluh orang siswa, jadi paling tidak satu unit komputer dapat dipakai tiga orang siswa. Tiga unit kekurangannya saya minta dilengkapi supaya proses belajar mengajar dapat berjalan dengan "nyaman".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tanpa menunggu waktu yang lama Pentium 1 second sebanyak tiga buah akhirnya melengkapi laboratorium komputer saya. Oh, ya. Saya bangga juga sekarang sudah punya ruangan yang bisa disebut sebagai laboratorium walau sedikit berdebu karena tanpa AC juga karena jarang dibersihkan oleh bagian kebersihan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tahun pertama mengajar, ya menggunakan sepuluh unit komputer yang stand alone itu. Sebuah kesulitan tersendiri karena banyak siswa yang cukup antusias dengan teknologi komputer sementara sarana terbatas. Yang melengkapi kesulitannya adalah, rata-rata siswa memiliki komputer setara Pentium 4 di rumahnya, sehingga muncul suara riuh saat mengajar manakala komputer mulai "lemot".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Pak, Pak, gimana nih, kok lambat sih..."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"&lt;i&gt;Ngelek&lt;/i&gt; nih..." celetuk mereka. Wuih, berat juga rasanya mengajar dengan kondisi seperti itu, sendiri pula. Bolak-balik kesana kemari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Pak, Pak... kalo ini caranya, gimana... Pak, Pak... seperti ini betul kan ? Pak, Pak, ke sini dong, ajarin, nggak tau nih, kok bisa begini sih..."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Muncul pikiran dalam benak bahwa kondisi seperti ini tidak boleh terus berlanjut, tapi mau gimana? Hingga suatu saat terlintas sebuah ide, "PC Cloning". Sebuah teknologi yang kurang familiar bagi sebagian orang, tapi mungkin bisa jadi solusi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PC Cloning adalah membuat komputer menjadi lebih "ngebut" dengan dibantu sebuah server sebagai induknya. Pentium 1 bisa jadi secepat Pentium 4 jika induknya Pentium 4. Kalo tidak salah, katanya sih begitu, tapi siapa yang bisa ya? Berapa biayanya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai ilustrasi tambahan, harga 1 unit komputer Pentium 4 adalah sekitar Rp. 5 juta, 10 unit berarti Rp 50 juta, wow banyak juga. Kalo di Cloning, harga 1 unit "server-serveran" sekitar Rp. 7 juta, instalasi dll sekitar Rp. 3 juta, total 10 juta berarti bisa hemat 40 juta, wow bisa buat beli rumah tipe 21 nih. Hitungan sederhana, tapi mudah-mudahan tidak jauh meleset dari perkiraan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berbekal koneksi kenalan dan teman-teman yang mengerti komputer, mulailah saya mencari informasi tentang PC Cloning dan ahlinya. Sampai akhirnya dipertemukan dengan seorang alumni dari STM tempat saya sekolah dulu. Ternyata berbekal lulus STM (STM favorit di Rawamangun), dia katanya mampu belajar mandiri secara otodidak dalam mempelajari PC Cloning, luar biasa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mulailah saya berkonsultasi dan berdiskusi tentang ide dan realisasinya. Ternyata semua bisa diatur, tidak ada masalah dan yang tidak kalah luar biasa biayanya tidak jauh meleset dari perkiraan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tanpa banyak pertimbangan, saya mulai membuat rancangan proposal pengajuan dana tentang PC Cloning. Tidak lupa saya jelaskan kelebihan dan perbandingan, untuk memperkuat analisa ilmiah dalam isi proposal. Tanpa banyak pertimbangan pula ternyata proposal saya disetujui karena memang argumen dan analisanya sangat bisa dipertanggungjawabkan. Alhamdulillah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pekerjaan "menyulap" Pentium 1 jadi Pentium 4 pun dimulai. Belanja "server" Pentium 4, kabel UTP + connector RJ45, Switch, LAN Card yang ada Boot ROM-nya, dan lain-lain. Dalam 3 hari instalasi hardware dan software, termasuk LAN PC Cloning bagian dari teknologi jaringan atau LAN semuanya rampung dan sudah dapat diuji coba.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan perasaan dag dig dug, harap-harap cemas bercampur senang, akhirnya komputer lawas dan berdebu, Pentium 1 second 166 Mhz dengan RAM 32 tanpa harddisk setelah di "sulap" ternyata mampu menjalankan Windows Xp dengan segala software pelengkap tanpa banyak keluhan bisa "ngebut". Luar biasa, Alhamdulillah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;(bersambung.....)&lt;/b&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/35022146-115923804443493726?l=pak-adi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pak-adi.blogspot.com/feeds/115923804443493726/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=35022146&amp;postID=115923804443493726' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/35022146/posts/default/115923804443493726'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/35022146/posts/default/115923804443493726'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pak-adi.blogspot.com/2006/09/kanibalisme-dan-kloning-kiat-hadapi_25.html' title='Kanibalisme dan Kloning, Kiat Hadapi Keterbatasan Fasilitas'/><author><name>Pak Adi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15874070215632898396</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://www.geocities.com/ada_adi_di_sini/Syahruddin120.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
